5 Tips Aman Menyalakan dan Menonton Televisi di Musim Hujan

Cari Artikel Gratis di sini

5 Tips Aman Menyalakan dan Menonton Televisi di Musim Hujan

5 Tips Aman Menyalakan dan Menonton Televisi di Musim Hujan - Beberapa faktor yang perlu kita waspadai pada peranti elektronika di rumah ketika musim hujan, antara lain petir, lembap, bocor, dan perubahan cuaca yang signifikan.


Nah, agar televisi Anda tak mudah rusak akibat cuaca, berikut ini 5 tip yang perlu Anda lakukan.


5 Tips Aman Menyalakan dan Menonton Televisi di Musim Hujan


5 Cara Aman Menyalakan dan Menonton Televisi di Musim Hujan


1. Cegah TV agar tidak Rusak dengan Penetral.


Listrik yang tidak stabil dapat terjadi kapan saja, terutama saat hujan disertai petir.


Voltase yang terlalu rendah bisa mengurangi kinerja elektronik, sedangkan voltase terlalu tinggi dapat memperpendek usia pakai elektronik.


Ketidakstabilan ini dapat diatasi dengan memasang penetral listrik (stabilizer) sebelum daya dialirkan ke berbagai peralatan elektronik.


2. Jauhkan Televisi dari Bocor dan Lembap.


Bocor dan udara lembap merupakan 2 faktor yang bisa merusak televisi. Uap air yang menempel pada komponen televisi menyebabkan korsleting saat televisi dinyalakan, sehingga akan merusak televisi. Untuk mencegahnya, pastikan plafon di atas televisi aman dari bocor. Letakkan televisi pada area yang kering dan jauh dari sumber air, seperti kolam, sehingga uap air tak mudah menempel ke dalam komponen televisi.


3. Matikan dan Cabut Kabel Daya Listrik TV!


Kilatan petir bermuatan listrik yang luar biasa besar dapat mengganggu kinerja televisi. Efek ringannya, sinyal televisi terganggu sehingga gambar kurang jernih, sedangkan efek beratnya mengakibatkan korsleting, bahkan kebakaran. Jika televisi Anda tak memiliki komponen penangkal petir, sebaiknya Anda putuskan aliran listriknya saat hujan lebat disertai petir. Selain mematikan televisi, jangan lupa juga mencabut stop kontaknya.


4. Pilih Antena Televisi Berpenangkal Petir


Bila televisi Anda menggunakan antena luar, sebaiknya yang dilengkapi dengan fitur penangkal petir dengan bahan logam yang tersambung langsung dengan kabel grounding. Tujuannya agar energi listrik dari petir yang sangat besar ini dapat langsung dialirkan ke tanah tanpa sempat menyambar elektronik.


5. Membuat Instalasi Grounding


Grounding adalah bentuk instalasi listrik untuk meniadakan energi potensial yang berlebihan dengan cara membuangnya ke tanah. Instalasi grounding tertanam di dalam tanah yang mengandung air dan dipasang dengan jarak minimal 5m dari permukaan tanah. Saat energi listrik yang berlebihan dialihkan ke instalasi grounding, air akan segera menyebarkan kelebihan energi ini ke tanah untuk dinetralisir.


Load comments